2010 Freeport Rencanakan Produksi 60,4 Ton Emas

PT Freeport Indonesia merencanakan produksi emas sebanyak 1,941 juta troy ounces emas atau setara dengan 60,4 ton dan 1,424 miliar pounds tembaga atau 635.000 ton tahun 2010.

Freeport merencanakan pemrosesan bijih di pabrik pengolahan sebanyak 235.000 ton per hari dengan kadar tembaga 0,9 persen dan emas 0,9 gram per ton. Bijih tersebut berasal dari tambang terbuka Grasberg sebanyak 155.000 ton per hari dan bawah tanah DOZ 80.000 ton per hari.

Continue Reading December 2, 2009 at 11:33 pm Leave a comment

Ilmuwan Dunia: Kurangi Bahan Bakar Fosil

STOCKHOLM–Para ilmuwan energi kenamaan dunia, Selasa (20/10), menyerukan pengurangan penggunaan bahan bakar fosil, dalam proses menuju Konferensi Perubahan Iklim Copenhagen, yang diselenggarakan pada Desember. Mereka mengeluarkan seruan tersebut dalam satu pernyataan yang dikeluarkan pada akhir Simposium Energi Internasional 2050 mengenai pilihan energi bebas fosil yang diselenggarakan oleh Royal Swedish Academy of Sciences di Stockholm.

Continue Reading October 21, 2009 at 1:18 pm Leave a comment

Existing Geothermal Project in Indonesia

Indonesia Geothermal Project

August 26, 2009 at 10:19 pm Leave a comment

Pulang kampung…

Alhamdulilah, setelah menyelesaikan Master program (M.Sc), saatnya untuk rehat sejenak pulang kampung sebelum kembali beraktifitas, rencananyasih mau nyambung ke PhD program.

Rute perjalanan lumayang panjang juga, Dari Tronoh menuju LCCT Airport (kurang lebih 4,5 jam) dan menuju Bandara Soekarno Hatta tuk transit dan bermalam juga and dilanjutkan ke Sepinggan Airport, Balikpapan (Kaltim), blm berhenti sampai disitu, perjlanan dianjutkan lagi menuju bontang kurang lebih 4 jam perjalanan.

Kurang lebih semingguan di Bontang, perjalanan dilanjutkan kembali. Kali ini rute Bontang – Aceh. Wah cape deh. Rute detailnya, Bontang menuju Sepinggan Airport, dilanjurkan ke Jakarta untuk transit and kemudian menuju Medan. Dari Medan kemudian menuju Aceh tepatnya di Langsa kurang lebih 4 jam perjalanan. Di Langsa kurang lebih semingguan juga.

Rute terakhir road show kali ini yaitu Aceh – Medan – Malaysia. Kembali ketempat asal. he2

Mudah2 han perjalanannya dimudahkan oleh Allah SWT, Amin.

July 16, 2009 at 10:17 am Leave a comment

Alhamdulillah selesai juga

Tepatnya tanggal 9 juli 2009 pukul 9 pagi jadwal saya sidaerlewatkanng thesis Master. Alhamdulilah masa itu udah selesai. Nervous juga sih, tp yg ter tanam dalam pikiran ingin segera menghabiskan jatah waktu sidang, he2. Dengan segala kekurangan, it’s the best I can do.

Thesis nya sih mengenai Dirilling Waste Management, penekanannya lebih difokuskan mengenai dampak lingkungan dan penanganannya terhadap kotoran lumpur pemboran dari bahan sintetik. Lokasi penelitian bertempat di lepas pantai Serawak, Malaysia.

Alhamdulilah selesai juga, he2

July 16, 2009 at 7:01 am Leave a comment

Pembentukan BUMN Sektor Geothermal

Upaya optimalisasi energi panas bumi (geothermal) terus dilakukan Kementerian BUMN. Salah satunya melalui rencana pembentukan BUMN sektor geothermal. Deputi Pertambangan, Industri Strategis, Energi, dan Telekomunikasi (PISET) Kementerian BUMN Sahala Lumban Gaol menyebut, skema pembentukan BUMN geothermal sebenarnya penggabungan anak usaha BUMN di bidang pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
”Saat ini sedang diproses. Tim informal sudah terbentuk, dan diskusi mulai mengerucut,” ujarnya Rabu (25/3). Menurut Sahala, rencana pembentukan BUMN geothermal itu akan melibatkan tiga anak perusahaan pelat merah sektor panas bumi. Yakni, PT Pertamina Geothermal Energy (anak usaha Pertamina), PT PLN Geothermal (anak PLN), dan PT Geodipa Energy (perusahaan patungan Pertamina-PLN). ”Skemanya mungkin ada holding di atas tiga perusahaan itu,” katanya.

Pembentukan BUMN geothermal itu juga terkait besarnya potensi energi panas bumi di Indonesia yang mencapai 27.000 megawatt (MW) atau terbesar di dunia. Namun, dari kapasitas tersebut, baru sekitar 1.042 MW yang dimanfaatkan melalui PLTP. Selain itu, ujar Sahala, geothermal masuk kategori clean energy sehingga pengembangannya menjadi perhatian dunia internasional. ”Selama ini, banyak bantuan atau dana murah dari dunia internasional untuk pengembangan geothermal. Jika BUMN itu terbentuk, akses pendanaan juga lebih terbuka,” terangnya.

Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menambahkan, pembentukan BUMN geothermal saat ini terus dimonitor. ”Kami juga koordinasi dengan Departemen ESDM,” ujarnya. Pembentukan BUMN geothermal sudah menjadi agenda sejak awal 2008. Dengan adanya BUMN itu, Pertamina akan melepas Pertamina Geothermal Energy (PGE) untuk fokus ke sektor migas. Saat ini, PGE memegang hak pengelolaan 15 wilayah kerja dengan potensi listrik panas bumi 8.480MW.

Sedangkan Geodipa mengelola dua wilayah kerja pertambangan (WKP) panas bumi, yakni Dieng (Jateng) dan Patuha (Jabar). WKP Dieng memiliki kapasitas 1 x 60 MW dan sudah dihubungkan dengan sistem jaringan interkoneksi Jawa-Bali-Madura. Sementara Patuha berstatus proyek dengan kapasitas listrik yang dihasilkan 400 MW

July 11, 2009 at 12:25 am 1 comment

Bicara Baik atau Diam

gold-eggAllah SWT menciptakan nikmat lisan sebagai sarana beribadah. Dengan lisan, manusia diperintahkan menyampaikan kebaikan, saling menasihati dalam kebenaran, dan memperbanyak zikir kepada Allah SWT.

Jika nikmat ini tak dapat difungsikan dengan baik, tapi justru digunakan untuk menggunjing, memfitnah, berkata kasar, memaki, memecah belah, dan lainnya, maka diam adalah pilihan paling tepat sebagaimana perintah Rasulullah SAW. ”Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah berbicara dengan baik atau diam.”

Lisan laksana pisau bermata dua. Ia bisa membawa manfaat yang besar, tapi juga bisa menimbulkan mafsadat sangat dahsyat. Ketika Rasulullah SAW ditanya apa yang paling ditakuti pada umatnya, Nabi SAW menunjuk lisannya seraya berkata, ”Inilah (yang paling aku takuti).”

Begitu besarnya bahaya yang ditimbulkan lisan, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar menjaga lisan dengan cara diam, kecuali pembicaraan yang membawa maslahat. Diam adalah benteng bagi lidah manusia dari perkataan sia-sia.

Banyak hikmah yang dapat dipetik dari sikap diam. Diam adalah ibadah tanpa mengeluarkan tenaga, perhiasan tanpa harus berhias, kharisma tanpa diminta, kerajaan tanpa singgasana, benteng tanpa pagar, istirahat bagi kedua malaikat pencatat amal, dan penutup segala aib.

Rasulullah SAW pernah mengajarkan bahwa ada dua amal ibadah yang paling mudah dilakukan manusia, yaitu diam dan budi pekerti yang baik. Rasul SAW juga mengabarkan kebanyakan manusia masuk neraka disebabkan dua hal: lisan dan kemaluan.

Para sahabat dan ulama terdahulu telah memberikan teladan tentang bagaimana menjaga lisan dari perkataan sia-sia dengan diam. Abu Bakar RA sampai meletakkan kerikil di dalam lisannya karena khawatir telanjur mengeluarkan kata-kata tidak berguna.

Ketika ditanya, beliau menjawab sambil menunjuk lisannya, ”Inilah yang menjerumuskan aku pada jurang kecelakaan.” Selama 40 tahun, Manshur bin Mu’taz tidak pernah berbicara setelah Isya. Rabi’ bin al-Khaitsam tidak pernah melakukan pembicaraan tentang urusan dunia selama 20 tahun.

Setiap pagi, beliau selalu meletakkan pena dan kertas di sampingnya dan menulis setiap perkataan yang keluar dari lisannya. Sore harinya, beliau memeriksa tulisan itu, lalu melakukan introspeksi diri. Selanjutnya meminta ampun kepada Allah SWT.

(Thanks to M Mahbubi Ali)

July 6, 2009 at 12:25 am Leave a comment

Older Posts


Archives

Recent Posts

September 2016
M T W T F S S
« Dec    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930